Sabtu, 27 Februari 2016

Beradu Candu

katakan pada kenyamanan
gelap selalu ditemani
segala waktu...

dalam kabut
dengan atau tanpa bintang
kala terang
maupun bersama pelangi

terasa...

membuai mata
menuntun ke alam maya

dalam diam tampak
penuh
setengah
bercincin

kadang...
hanya memberi senyuman
tajam bagai sabit...

logika kan takluk
mencari jawab
perasaan pun enggan
mengecup...

katakan...
semua hanya ilusi semata...
atau...
topeng kesucian...

detak yang kencang
lari meninggalkan sadar...
menjelaskan rasa...

jangan tutupi...
jangan lari...

bukan...

bukan tentang wajar tidaknya rasa...
bukan tentang nyaman tidaknya tampak...
bukan tentang sabit tidaknya senyuman...

bukan tentang...
Surga Neraka-nya pelukkan!!!

entahlah...
aku mungkin sedang mabuk
gelasnya kosong...
botol pun berhamburan...

tak karuan...

terhanyut...
dalam rupa tersembunyi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar