bisu menerkam
membunuh puing-puing harap
diam menelan yang terpanjatkan
terlupakan
bias dalam waktu
kadang ada dalam mata
menari-nari
terbuai
dalam gelap
dirimu selalu bersinar
bersama para bintang
maupun dalam kesunyian
di balik kabut
samar terlihat senyum
dingin merayu
melepas waktu
membunuh hari
menjadikan seorang pemimpi
terperangkap dalam dua dunia
entah dimana
tak ada lagi detak jarum jam
angin seakan diam
membisu
terhanyut dalam pekat
pergi...
samar terlihat senyum
dingin merayu
melepas waktu
membunuh hari
menjadikan seorang pemimpi
terperangkap dalam dua dunia
entah dimana
tak ada lagi detak jarum jam
angin seakan diam
membisu
terhanyut dalam pekat
pergi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar