Kamis, 18 Februari 2016

Berjalan dalam Gelap

gelap memang tak terkalahkan
bisu menerkam
membunuh puing-puing harap
diam menelan yang terpanjatkan

terlupakan
bias dalam waktu
kadang ada dalam mata
menari-nari
terbuai

dalam gelap
dirimu selalu bersinar

bersama para bintang
maupun dalam kesunyian
di balik kabut
samar terlihat senyum
dingin merayu
melepas waktu
membunuh hari
menjadikan seorang pemimpi

terperangkap dalam dua dunia
entah dimana

tak ada lagi detak jarum jam
angin seakan diam
membisu
terhanyut dalam pekat

pergi...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar